Minggu, 06 Desember 2015

Primadona Sang Atap Jawa Gunung Semeru

Primadona sang Atap Jawa
Puncak Semeru dai Kalimati


Buat kalian para pemuda-pemudi yang hobi mendaki, pasti belum afdol kalau belum menguynjungi sang atap jawa yaitu Gunung Semeru. Gunung Semeru merupakan gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Untuk itu banyak yang menyebut Gunung Semeru sebagai Atap Jawa. Gunung Semeru merupakan Gunung primadona bagi para pencinta ketinggian, yang selalu ramai dengan wisatawan dari mancanegara maupun domestik, mungkin diantara kalian sudah pernah merasakan mencumbui Gunung Semeru ini, melihat sunrise dan lautan awan di Puncak Mahameru, menghirup bau belerang dari kawah Jonggring Saloko, menikmati dinginnya Danau Ranukumbolo, melihat mekarnya edelweis di Kalimati, menyegarkan mata dengan keindahan si ungu lavender di Oro-Oro Ombo serta tidak lupa pula dengan romantika tanjakan cintanya, bagian manakah yang kalian rindukan?

Untuk bisa mendaki Gunung Semeru dibutuhkan usaha yang tidak mudah. Dari Surabaya kita bisa memilih angkutan apa yang ingin kita naiki. Jika memilih naik bus kita bisa naik Bus dari Terminal Bungurasih atau Terminal Purabaya menuju Terminal Arjosari Malang. Harga tiket Bus untuk Patas kurang lebih  Rp 15.000 dan untuk kelas ekonomi kurang lebih Rp 10.000. Dari Terminal Arjosari langsung naik angkot jurusan Tumpang.
Dari Tumpang – Ranu Pani (estimasi waktu 2 - 3 jam)
Kalau menurut kita nih folks lebih asyik menggunakan Jeep atau Hartoop. Harga sewa Jeep Rp. 650.000 untuk satu kali jalan (Tumpang-Ranupane/ Ranupane -Tumpang) dan akan terus naik per tahunnya hehe apalagi sekarang banyak sekali yang mendaki Gunung Semeru semenjak film 5cm booming. Satu kali jalan Jeep maksimal bisa menampung 15 orang, jadi per orang kena biaya Rp. 45.000. Di depan Alfamart Tumpang sudah ada mas-mas yang stand by untuk mengurus Jeep. Pemandangan sepanjang perjalanan ke Ranu Pani sungguh indah, kontras sekali dengan kondisi jalan yang ada

Ranupani adalah pos pertama pendakian Gunung Semeru. Di ranupani juga para pendaki mengurus perijinan. Banyak yang bilang perijinan di Gunung Semeru sangat rumit tidak seperti gunung lainnya.

Berikut syarat-syarat pendakian Gunung Semeru :
Tiket masuk : Rp 10 ribu per orang
Biaya Tenda : Rp 20 ribu per tenda
Fotocopi KTP : 2 lembar
Fotocopi surat keterangan sehat : 2 lembar
Materai 6 ribu : 1 bh per kelompok

Lumayan rumit kan? Hehe

Ranukumbolo

Sunrise di Ranukumbolo
Untuk menuju Ranu Kumbolo terdapat 2 jalur pendakian. Pertama melalui Watu Rejeng dan kedua lewat Bukit Ayek-Ayek. Kedua jalur ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jalur Watu Rejeng relatif lebih mudah namun memakan waktu lebih lama, sedangkan Jalur Bukit Ayek-Ayek lebih sulit karena jalannya menanjak namun dengan waktu tempuh lebih singkat. Kita memilih jalur Watu Rejeng, karena jalur ini yang paling banyak dipilih oleh para pendaki.

Menuju Ranukumbolo membutuhkan waktu normal sekitar 5-7 jam. Perjalanan ke Ranukumbolo membutuhkan perjuangan yang tidak mudah, kita akan ditemukan oleh jalanan datar dan turun awalnya, namun ketika memasuki po 3 dan pos 4 perjalanan akan sedikit sulit karena jalan yang menanjak. Namun perjalanan menuju Ranukumbolo sangat mengasyikkan. Kita bisa melihat hamparan Gunung Semeru di perjalannya. Ranukumbolo dijadikan tempat beristirahat (camping) oleh para pendaki, tidak jarang juga mereka hanya ber camping ria di Ranukumbolo (tidak summit puncak)

Pemandangan di Ranukumbolo tidak bisa didustakan keindahannya, kita bisa melihat jernihnya air dan indahnya sunrise di Ranukumbolo, pemandangan Ranukumbolo memang sudah bagus dari sananya, foto-foto di Ranukumbolo tidak pernah failed.

Kalimati


Cemoro Kandang menuju Kalimati


Setelah menikmati keanggunan danau Ranukumbolo, kita melanjutkan perjalanan melewati Tanjakan Cinta yang sangat nanjak dan melelahkan, tapi semua itu akan terbayar dengan keindahan lavender ungu yang mekar di Oro-Oro Ombo. Pemandangannya sangat luar biasa indah, semua lelah seketika hilang ketika melewati jalur ini. Setelah melewati pos Cemoro Kandang, rute sedikit terjal dan menguras emosi akan menghadang kita menuju Kalimati. Dari Cemoro Kandang ke Kalimati inilah jalur yang akan kami lewati cukup melelahkan. Tanjakan demi tanjakan seakan menjadi teman setia selama perjalanan. Menuju Kalimati dari Ranukumbolo membutuhkan waktu sekitar 5jam. Kalimati adalah pos untuk mendirikan tenda yang kedua, banyak pendaki yang meninggalkan bawaan berat mereka seperti tas carrier di tenda.

Arcopodo menuju Mahameru

Summit ke puncak dimulai pada malam hari, kebanyakan pendaki mulai summit mereka pada pukul 10 malam. Ini adalah tantangan terberat, selain jalannya yang sangat terjal melewati hutan, kita juga harus melawan dinginnya suhu yang mencapa -3 derajat. Wow bisa membayangkan kan dinginnya seperti apa hehehe. Tapi sebelumnya kita harus berdoa pada yang kuasa ya folks agar diberi keselamatan dan kekuatan agar bisa sampai tujuan dan kembali dengan selamat. Berangkat dari Kalimati 2700 mdpl menuju Mahameru 3676 mdpl, berarti kami harus mendaki hampir 1 km vertikal, jadi malas membayangkannyaJ

Summit Attack menuju puncak Mahameru
Langkah demi langkah, perlahan tapi pasti, kaki kita akhirnya berada di batas vegetasi. Disinilah track sebenarnya akan dimulai. Memang benar, track pendakian ke puncak Semeru sungguh menguras tenaga. Track berupa pasir yang labil dan tidak padat sangat menyulitkan kaki untuk melangkah. Setiap kaki kita melangkah ke atas, akan turun/terperosok kembali ke bawah ditambah dinginnya udara di Mahameru menambah penderitaan. Finally, pada pukul 09.00 WIB, kita berhasil menginjakkan kaki di tanah tertinggi pulau Jawa, Mahameru 3676 mdpl. Aku langsung bersujud mengucap syukur pada Allah SWT atas nikmatnya yang diberikan padaku. Total 9 jam perjalanan yang harus aku lalui untuk menuju Puncak Mahameru dari pos Kalimati.



Setelah puas mengabadikan foto dan menikmati indahnya sanga Atap Jawa, kita turun menuju Kalimati. Perjalanan turun sangat mudah, dengan berlari kita bisa menempuh hanya dengan waktu 1 jam.

Gimana tertarik mengunjungi Gunung Semeru sang Atap Jawa?


8 komentar:

  1. Bagusnya kak 😍 jadi pengen kesana, thank infonya kak 😘

    BalasHapus
  2. Bagus ya waktu kesana aku hujan jadinya ga sebrapa bagus😍😅😭 next trip boleh barengan yuk

    BalasHapus
  3. so sweet sekaliii kak langgeng yaaa

    BalasHapus
  4. enaknya nikmati alam berdua bareng pasangan

    BalasHapus
  5. Kak kecy, bagi tips buat sampe mahameru boleh?

    BalasHapus
  6. asik ya naik gunung dengan kekasih

    BalasHapus